PENINGKATAN VALIDITAS PRESENSI KULIAH HYBRID MELALUI QR CODE DAN SIDIK JARI
Keywords:
kuliah hybrid, qr code, sensor sidik jari, sistem presensi, validitas dataAbstract
Fenomena titip absen (tipsen) merupakan masalah klasik dalam dunia akademik di Indonesia yang mencederai validitas data kehadiran serta menurunkan rasa keadilan bagi mahasiswa yang berkomitmen hadir secara fisik. Tantangan ini semakin kompleks pada sistem perkuliahan hybrid yang menggabungkan metode tatap muka dan daring (Zoom), karena celah manipulasi kehadiran menjadi semakin besar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah konsep dan prototipe sistem presensi ganda otomatis berbasis Quick Response Code (QR Code) pada Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang diintegrasikan dengan sensor sidik jari untuk metode offline, serta formulir validasi berbasis web untuk metode online. Konsep sistem dirancang dalam dua mode operasional adaptif. Mode 1 (Offline) ditujukan bagi mahasiswa tatap muka menggunakan alat prototipe mikrokontroler yang dilengkapi pemindai QR dan sensor biometrik untuk memverifikasi kecocokan identitas secara fisik. Mode 2 (Online) ditujukan bagi mahasiswa daring melalui pemindaian QR menggunakan perangkat seluler pribadi, yang mendeteksi jenis peramban untuk mengarahkan pengguna ke formulir konfirmasi kelas singkat sebelum mengakses tautan pertemuan virtual. Hasil rancangan konseptual ini menunjukkan bahwa integrasi verifikasi dua langkah secara signifikan dapat meminimalisir kecurangan presensi, mengefisiensi waktu sirkulasi absensi kelas, serta memberikan rekaman data kehadiran yang lebih valid bagi pihak akademik.











