ANALISA CACAT PRODUK PADA PROSES INJECTION MOLDING MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PT.XYZ

Authors

  • Alfiya Rokhmah Universitas Sains Indonesia Author
  • Juli Wijaya Universitas Sains Indonesia Author
  • Irfani Firdaus Universitas Sains Indonesia Author
  • Ari Rianto Universitas Sains Indonesia Author
  • Maryudi Rahma Saputra Probokusumo Universitas Sains Indonesia Author

Keywords:

Cacat Produk, Injection molding, Short Mold, FMEA, RPN.

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang cacat produk dan kerusakan mold pada proses injection molding serta tindakan perbaikan di PT. XYZ. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumen yang berkaitan dengan cacat produk dan kerusakan mold pada proses injection molding dalam tindakan perbaikan. Data-data tersebut dianalisis menggunakan, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa injection molding memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan metode manufaktur plastik lainnya, tetapi dalam prosesnya terdapat berbagai macam cacat pada produk plastik yang dihasilkan. Berdasarkan analisis FMEA, sejumlah cacat produk terjadi karena beberapa design molding yang kurang bagus dan menyebabkan beberapa faktor, seperti Gas Mark,Flash, Under Cut, Flow Mark, Scratches, Burn Mark,shortmold memiliki nilai risk priority number (RPN) tertinggi yaitu 168. Masalah cacat karena gas mark terjadi pada komponen yang diproduksi oleh PT. XX. Perusahaan melakukan tindakan perbaikan Not Good Shortmold pada produk dengan cara perawatan mold dan pembuatan gas vent oleh mold maker untuk bagian core. Setelah dilakukan proses pembuatan gas vent, cacat karena gas mark sangat berkurang pada poduk Cover yang diproduksi PT. XX.

Downloads

Published

30-06-2026