STRATEGI MANAJEMEN PARIWISATA BERKELANJUTAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DESTINASI WISATA DI ERA DIGITAL: KAJIAN PUSTAKA TERHADAP MODEL PENGELOLAAN TERINTEGRASI
Keywords:
Daya Saing Destinasi, Digitalisasi Pariwisata, Keberlanjutan, Model Pengelolaan Terintegrasi, Transformasi DigitalAbstract
Transformasi digital telah mengubah paradigma pengelolaan destinasi wisata dengan mengintegrasikan teknologi dan prinsip keberlanjutan untuk meningkatkan daya saing global. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi manajemen pariwisata berkelanjutan dalam konteks transformasi digital, mengidentifikasi dimensi dan indikator kunci model pengelolaan terintegrasi, serta mengkaji mekanisme keterkaitan antara digitalisasi, keberlanjutan, dan daya saing destinasi. Metode library research digunakan melalui penelusuran sistematis literatur periode 2020-2025 pada basis data Google Scholar, Scopus, Web of Science, dan Science Direct dengan teknik content analysis dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital seperti IoT, AI, big data analytics, dan AR/VR berperan sebagai enabler strategis dalam memperkuat praktik keberlanjutan melalui efisiensi operasional, transparansi informasi, dan partisipasi komunitas lokal. Model pengelolaan terintegrasi mencakup lima komponen utama: infrastruktur digital, kapasitas SDM, kolaborasi pemangku kepentingan melalui pendekatan Penta-Helix, regulasi adaptif, dan promosi digital. Mekanisme keterkaitan menunjukkan sinergi antara transformasi digital sebagai katalis, praktik keberlanjutan sebagai fondasi etis, dan daya saing sebagai output strategis. Penelitian menyarankan pemerintah memprioritaskan pengembangan infrastruktur digital merata, pelaku industri mengintensifkan capacity building SDM, akademisi mengembangkan riset kolaboratif kontekstual, serta evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas implementasi strategi dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.