PENANGANAN ALARM DTER PADA ROBOT FANUC M-900IA SPOT WELDING MULTI-GUN

Authors

  • Firman Davidsyah Adam Universitas Sains Indonesia Author
  • Yunastya Didi Pratama Universitas Sains Indonesia Author
  • Tausi’ul Arzaq Mustaghits Billah Universitas Sains Indonesia Author
  • Padli Azkia Universitas Sains Indonesia Author
  • Rahmat Universitas Sains Indonesia Author

Keywords:

DTER; Encoder; FANUC M-900iA; Multi-Gun; Spot welding.

Abstract

Alarm Dual Timer Error (DTER) sering muncul pada robot FANUC M-900iA yang menggunakan lebih dari satu spot gun, akibat ketidaksesuaian sinyal mekanis dan elektronis antara Gun 1 dan Gun 2. Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab dominan alarm DTER dan merancang langkah pencegahan yang efektif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, pengecekan dan pembersihan kabel encoder, penggantian encoder gun, trial auto welding tanpa part, serta monitoring siklus produksi. Analisis dilakukan secara deskriptif dan interpretatif terhadap frekuensi alarm sebelum dan sesudah perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian encoder, pembersihan kabel, mastering ulang robot, dan prosedur reset alarm BZAL secara signifikan mengurangi alarm DTER, memungkinkan robot berjalan stabil dan aman selama produksi. Kesimpulan menyatakan bahwa implementasi prosedur ini meningkatkan keandalan produksi dan keamanan operator. Penelitian ini memberikan rekomendasi preventif berupa pemeriksaan rutin kabel dan sensor, revisi SOP switching gun, dan pelatihan operator sebagai langkah perbaikan sistematis.

Downloads

Published

28-12-2025