Pengaruh Sosial Media Marketing, Fear Of Missing Out (FOMO) Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Genz di Jawa Barat
Keywords:
Social Media Marketing, Fear Of Missing Out, Perilaku Konsumtif Gen Z, Pemasaran DigitalAbstract
Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah membentuk pola konsumsi baru di kalangan
mahasiswa Gen Z, yang dikenal sebagai generasi digital native. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh Social Media Marketing (SMM) dan Fear Of Missing Out (FOMO) terhadap perilaku konsumtif
mahasiswa Gen Z. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data
dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan disebarkan kepada mahasiswa
Gen Z yang aktif menggunakan media sosial. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, uji
T, uji F, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing
berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Gen Z. Strategi pemasaran
melalui konten kreatif, influencer, live shopping, dan iklan yang dipersonalisasi mampu meningkatkan
dorongan membeli secara impulsif. Selain itu, Fear Of Missing Out (FOMO) juga terbukti memiliki
pengaruh signifikan, di mana perasaan takut tertinggal tren, pengalaman atau informasi di media sosial
memperkuat perilaku konsumtif tersebut. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi besar
terhadap meningkatnya perilaku konsumtif mahasiswa Gen Z.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemasar dalam merancang strategi pemasaran digital
yang efektif sekaligus etis sesuai karakteristik generasi muda
Kata Kunci: Social Media Marketing, Fear Of Missing Out (FOMO), Perilaku Konsumtif, Gen Z, Pemasaran digital